Friday, May 3, 2013

Terapi Gen Baru Dimana Virus Akan Menyembuhkan Penyakit Jantung

Dimulai Terapi Gen Dimana Virus Akan Menyembuhkan Jantung Pasien
Para relawan yang juga pasien penderita liver telah terdaftar untuk suatu pengujian teori, apakah  virus yang direkayasa dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit mereka.
Sidang akan menggunakan virus untuk memperkenalkan materi genetik ke dalam otot jantung untuk mengembalikan penurunan fungsi organ tubuh tersebut.

“ini merupakan gagasan yang berpotensi besar” The British Foundation mengatakan. “tetapi perlu uji klinis dan pembuktian yang tepat” tambahnya.
Gagal jantung mempengaruhi lebih dari 750.000 orang di Inggris dan dimana beberapa orang terlalu lemah untuk menaiki tangga.

Hal ini terjadi ketika organ tersebut rusak, misalnya setelah kekurangan oksigen dalam serangan jantung menjadi terlalu lemah untuk secara efektif memompa darah ke seluruh tubuh.

Ada lompatan besar dalam menjaga kesehatan pasien tetap hidup setelah serangan jantung, namun konsekuensinya adalah sejumlah berkembang pesat orang yang hidup dengan gagal jantung adalah cacat.

Para peneliti di Imperial College London menemukan kadar SERCA2a protein lebih rendah pada pasien gagal jantung. Maka mereka memakai virus rekayasa genetika dengan instruksi untuk memproduksi lebih banyak protein yang dapat menginfeksi hati.

Kemudian Virus akan dilepaskan ke dalam otot jantung yang rusak melalui tabung dimasukkan ke dari kaki dan kemudian secara alami otot akan mendorong melalui pembuluh darah.

"Kami pikir ini adalah perawatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup yang cukup baik untuk  banyak orang." Kata para peneliti.

"Tujuan kami adalah untuk mengurangi kasus gagal jantung dengan menargetkan dan membalikkan beberapa perubahan molekul penting yang timbul dalam hati ketika gagal."

"Terapi gen bertujuan untuk meningkatkan fungsi sel-sel otot jantung yang lemah, sedangkan kami ditujukan untuk menemukan cara untuk menggantikan sel-sel otot jantung mati setelah serangan jantung.

"Kedua pendekatan yang baru dan keduanya menawarkan potensi besar untuk masa depan."
Heart failure is increasingly common

No comments:

Post a Comment