Tuesday, April 30, 2013

Guiness World Record : Bayi Lahir Kembar Dengan Jarak Kelahiran Terlama Di Dunia

Lagi, Bayi Lahir Kembar Dengan Jarak Terlama Di Dunia
Amy dan Katie Elliott lahir kembar namun jarak waktu melahirkan mereka berdua hampir tiga bulan, tepatnya 87 hari. Amy lahir pada tanggal 1 Juli 2012 dan saudaranya Katie lahir pada tanggal 21 September 2012.
Jarak waktu melahirkan diperkirakan akan menembus rekor dunia dengan kategori Kelahiran Kembar dengan jarak waktu terlama oleh Guiness World Record mengalahkan Hanna dan Erick Lynn dari Huntingdon, Pennsylvania, Amerika Serikat dengan jarak kelahiran 84 Hari.

Amy dilahirkan dengan usia kandungan masih berumur empat bulan atau 23 Minggu 5 hari. Ibu dari si kembar Maria, 34, yang merupakan seorang psikiatri di Rumah Sakit Daerah Waterford merasa bahagia waktu diberitahu kalau mereka akan memiliki anak kembar saat di scan pertama pada usia kandungan tujuh minggu.

Bayi kembar di dalam rahim Maria saat di scan
Bayi kembar di dalam rahim Maria saat di scan

Namun ketika usia kandungan mengijak usia 24 minggu saat kembali ke rumah sakit untuk di cek keadaan kandungannya, tiba-tiba Maria mengalami kontraksi dan air ketubunnya pecah. Saat diperiksa oleh dokter jika Maria akan segera melahirkan.

Maria merasa kaget jika dia akan melahirkan anak kembar secara premature, namun dia hanya bisa berdoa dan berharap semoga anak yang ada di dalam rahimnya baik-baik saja. Dokter yang menangani Maria melahirkan memberitahunya jika harapan hidup sang bayi kembar sangat tipis karena bayinya sangat premature.

Keaadaan Amy di inkubator setelah dilahirkan
Keaadaan Amy di inkubator setelah dilahirkan

Tetapi satu hal yang menguatkan Maria jika suaminya setia menemaninya saat melahirkan. Maria melewati saat-saat persalinan yang melelahkan selama dua hari waktu melahirkan Amy. Amy dilahirkan dengan berat kurang dari satu kilogram sangat kecil dan lemah harus menjalani perawatan yang intensif di incubator.

Maria sangat lelah saat melahirkan Amy tetapi dia harus tetap focus karena masih ada satu bayi yang ada di rahimnya yang belum dilahirkan namun tiba-tiba kontraksi di dalam perut Maria behenti sehingga para dokter yang menagani tercengang.

Katie masih didalam kandungan Maria saat di scan setelah melahirkan Amy
Katie masih di dalam kandungan Maria saat di scan setelah melahirkan Amy

Dokter-dokter yang manangani mengaku belum pernah menemukan kasus seperti ini. Awalnya Maria memutuskan untuk tetap tinggal dirumah sakit sampai bayi yang ada dirahimnya dilahirkan tetapi karena keadaanya sudah membaik, dia putuskan untuk keluar dari rumah sakit tetapi bayinya yang baru Maria lahirkan tetap berada di pengawasan dokter rumah sakit.

Katie dilahirkan dengan usia kandungan mencapai usia normal 37 minggu tiga hari dengan berat sekitar 2,5 Kilogram. Namun Amy saudara kembarnya masih di inkubator ddalam pengawasan dokter. Setelah Katie lahir, Maria membaringkannya disamping Amy yang masih berbaring lemah. Suami Maria, Chris melaporkan kelahiran Amy dan Katie paling tidak biasa di dunia namun Maria cegah sampai Amy memasuki kedalam keadaan normal.

Sertifikat kelahiran Amy dan Katie
Sertifikat kelahiran Amy dan Katie

Kini Amy dan Katie akan memasuki usia satu tahun. Maria dan Chris berniat merayakan ulang tahun pertama si kembar dengan kedua kakaknya Olivia, 13, dan Jack,11, beserta keluarga besar mereka dan berharap akan mendapat hadiah dari Guiness World Record sebagai kelahiran kembar dengan jarak waktu kelahiran terlama di dunia.

Amy dan Katie yang hampir mengijak usia satu tahun
Amy dan Katie saat ini hampir mengijak usia satu tahun

Keluarga Maria setalah melahirkan Amy dan Katie
Keluarga Maria setalah melahirkan Amy dan Katie

Amy dan Katie bersama kedua kakaknya Olivia dan Jack
Amy dan Katie bersama kedua kakaknya Olivia dan Jack

Maria merasa menerima mujizat yang luar biasa dari Tuhan atas kedua anak kembarnya dan melihat betapa para medis berusaha sebaik mungkin membantunya saat melahirkan dan dia merasa berhutang budi. Tetapi dia hanya bisa berharap hanya Tuhan yang bisa membalasnya.

(Dailymail)

No comments:

Post a Comment