Monday, April 29, 2013

Amazing, Ditemukan Fosil Ikan Raksasa Yang Dapat Menjadi Kunci Untuk Mengungkapkan Teori Evolusi

Amazing, Ditemukan Fosil Ikan Raksasa Yang Dapat Menjadi Kunci Untuk Mengungkapkan Teori Evolusi
Species ikan unik yang tidak berubah bentuknya sejak 300 juta tahun bisa mengungkapkan rahasia evolusi setelah para ilmuan untuk pertama kali menerjemahkan genom spesies tersebut.
Coelacanth adalah ikan penghuni gua di laut, memiliki panjang 5 kaki dengan tungkai seperti sirip.

Ikan jenis ini pernah dinyatakan punah sampai akhirnya ditemukan lagi ikan coelacanth dalam keadaan hidup di lepas pantai Afrika pada tahun 1938.

Coelacanth ini masih sangat mirip dengan kerangka fosil nenek moyang mereka 300 juta tahun yang lalu.

Genom menegaskan apa yang banyak peneliti curigai selama ini, Gen Coelacanth berkembang lebih lambat dari organisme yang lain.

Para peneliti menemukan bahwa gen secara keseluruhan berkembang secara signifikan lebih lambat dari jenis ikan yang lain dan vertebrata lahan yang menjadi kendala lainya.

Para peneliti percaya lambatnya tingkat perkembangan jenis ikan ini mungkin karena ikan ini tidak pernah mengubah tempat hidupnya, mereka hanya hidup di lepas pantai Afrika timur (spesies Coelacanth kedua hidup di lepas pantai Manado Sulawesi Utara, Indonesia) pada kedalaman laut dimana relatif telah berubah selama ribuan tahun.

Ada beberapa tempat dibumi yang mana organismenya tidak harus berubah dari waktu ke waktu, dan ini adalah salah satunya. Ikan ini cenderung sangat khusus dan spesifik, tidak berubah, lingkungan yang ekstrim itulah yang ideal untuk ikan degan cara hidup seprti itu.

Karena kemiripan dengan fossil nenek moyangnya ikan ini sering disebut sebagai fosil hidup, istilah yang pertama kali diciptakan oleh charles darwin.

Peneliti mengatakan spesies ini telah bertahan, bereproduksi tapi sangat sedikit keberadaannya sejak selama jutaan tahun.

“ini bukan fosil hidup, melainkan organisme hidup” kata alfoldi. “itu tidak hidup dalam gelembung waktu, mereka hidup di dunia kita, dan sangat menarik untuk dapat mengetahui mengapa perkembangan genya lebih lambat dari pada uyang lain.

SEBUAH KEUNIKAN ‘ FOSIL HIDUP'

 
• Keluarga, kerabat terdekat Coelacanth yang

Yang unik 'fosil hidup ini' memiliki catatan fosil berumur 300 juta tahun, yang ditampilkan di sini.
Selama periode Devonian geologi, keturunan pelagis lobus-bersirip ikan - seperti Eusthenopteron - dipamerkan urutan adaptasi:
Panderichthys, cocok untuk dangkal berlumpur
Tiktaalik dengan ekstremitas seperti sirip yang bisa mengambil itu di atas tanah
Acanthostega, yang memiliki kaki dengan delapan digit
Ichthyostega dengan kaki. Keturunan juga termasuk ikan pelagis lobus-bersirip seperti spesies Coelacanth
 
• Staf di departemen Studi Ikan di Museum Nasional Kenya menampilkan coelacanth tertangkap oleh nelayan Kenya di kota pesisir Malindi pada bulan April 2001

• The Coelacantha adalah penghuni laut gua, ikan panjang lima kaki dengan tungkai seperti sirip

• 2008 ini gambar dengan Museum Nasional Smithsonian Sejarah Alam menunjukkan Coelacanth Afrika (Latimeria chalumnae)

 
• The coelacanth genom juga telah memungkinkan para ilmuwan untuk menguji pertanyaan lama diperdebatkan lainnya

No comments:

Post a Comment