Sunday, March 10, 2013

Uniknya Lahan Pertanian Peninggalan Suku Inca

Uniknya Lahan Pertanian Peninggalan Suku Inca
Tak hanya Macchu Picchu yang menjadi peninggalan Suku Inca di Peru. Peradaban yang ada sejak abad ke-14 ini, juga meninggalkan Moray. Bentuk yang aneh dan kegunaannya yang sangat banyak menarik wisatawan dan juga ilmuwan.

Bangunan peradaban Suku Inca di Peru, sepertinya tak habis membuat takjub wisatawan. Selain Macchu Picchu, berlokasi di sekitar 50 km ke barat laut dari Cuzco dan di barat Desa Maras, Pegunungan Andes, terdapat satu lagi situs arkeologi Suku Inca, yaitu Moray.



Ini adalah peninggalan Suku Inca dengan bentuk dan kegunaan paling menakjubkan, dikutip dari situs Amusing Planet, Selasa (5/3/2013). Bangunan ini berbentuk seperti mangkok besar dengan kontur tanah yang semakin menurun dan dilengkapi dengan teras-teras yang konsentris. Sehingga, bangunan ini terlihat seperti teater terbuka di Yunani Kuno.


Dalam satu pusat, teras berundak berbentuk lingkaran ini tersusun dari yang terbesar sampai ukuran terkecil di bagian bawah. Teras-teras ini tersusun hingga ke dalaman 150 meter. Kerennya, kawasan ini tidak akan mengalami banjir, meski hujan turun sangat deras.



Teras-teras yang berada ini pun dilengkapi dengan tangga, sehingga mempermudah traveler untuk turun ke bagian bawah 'mangkuk'. Tak jelas mengapa situs ini dibuat dengan bentuk yang menurun. Akan tetapi, banyak teori yang mengatakan kalau situs ini dibuat sebagai 'agricultural research station' atau tempat penelitian pertanian.



Salah satu bentuk yang paling mengagumkan dari situs ini adalah perbedaan suhu antara bagian atas dan bawah. Perbedaan suhu tersebut mencapai sekitar 15 derajat Celcius. Perbedaan suhu ini pun menciptakan iklim mikro di daerah tersebut. Iklim ini digunakan oleh Suku Inca untuk mempelajari efek dari kondisi yang berbeda pada tanaman.


Ada juga penelitian yang menunjukan tanah dan bibit tanaman di teras-teras tersebut, didatangkan dari berbagai daerah. Penelitian ini pun semakin menguatkan kalau teras Moray digunakan oleh ilmuwan Inca untuk bereksperimen dengan sayuran yang akan disebarluaskan ke seluruh Andes.




Hal unik lainnya yang membuat traveler penasaran adalah bagaimana caranya sistem drainase bekerja melalui saluran air. Sehingga, bagian terendah dari Moray tidak akan banjir meski telah turun hujan terus-menerus. Perlu traveler tahu, kalau bagian bawah Moray terbentuk dari formasi alami batuan dengan pori-pori yang bisa menyaring air.



Traveler yang datang, mungkin tidak akan pernah tahu secara pasti tujuan sebenarnya mengapa Moray dibangun. Namun bentuknya yang aneh dan sistemnya yang menarik kerap membuat para wisatawan berdatangan ke sana.

No comments:

Post a Comment